Jumat, 18 November 2011

Peresmian Masjid dan gedung Koprasi


Kedatangan Donatur dari WAMY. -Ustadzah Salwa-

Pada tanggal 5 bulan Mei 2011 yang lalu, telah diresmikan gedung masjid di area pesantren dan gedung kantin. Yang diresmikan langsung oleh donatur dari WAMY (World Association of Muslim Youth).
Sedikit berbincang dengan Donatur



Sambutan dari Donatur

Masih dengan sambutan dari Donatur. Kami berkumpul di
Saung yang suatu saat dapat difungsikan sebagai kelas

Peresmian Gedung Masjid

peresmian gedung Masjid

Pemberian Quran untuk masjid secara simbolis

dan Santunan kepada anak yatim

Pemberian santunan kepada anak-anak

Toko Koprasi Pesantren Khairu Ummah Nusantara

Peresmian Gedung Kantin oleh Donatur

Gunting Pita sebagai peresmian gedung kantin

Foto Bersama Donatur setelah peresmian

Tim Marawis di Islamic Book Fair 2011


Suatu kehormatan yang luar biasa bagi kami saat kami diundang ke acara Islamic Book Fair tanggal 6 Maret 2011 yang lalu. Tidak hanya diundang, bahkan tim marawis pun diminta untuk mengisi acara di panggung utama. Sungguh sebuah kehormatan serta kebahagiaan yang tak dapat diukur dengan apapun. Padahal saat itu kami baru berada di tahun kedua, tapi kami sudah dipercaya untuk menampilkan karya kami. Terimakasih yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan bagi kami menampilkan tim marawis kami.
Berikut kami sertakan beberapa foto saat mereka tampil...

prepare 

mau mulai niy... ^_^

baru mulai nyanyi

pertengahan acara

mau selesai nyanyi


Rabu, 16 November 2011

Cerita acara Haflah Imtihan AKhiru Sannah


Alhamdulillah, Alhamdulillah, dan Alhamdulillah. Hanya rasa syukur yang tak terkira dan tak lelah kami panjatkan seusai Acara Haflah Imtihan Akhiru Sannah.
pimpinan, dewan guru, dan tamu undangan
Acara pertama kali yang kami selenggarakan khusus untuk para santri-santri kami. Dari santri TPQ hingga santri Pesantren dan Mts. Al-Iltizam. Acara perayaan kenaikan kelas yang pertama kali kami adakan ini sekaligus menjadi acara penyaluran bakat yang tersembunyi di balik keseriusan anak-anak kami menjalankan segala aktifitas wajib di pesantren dan di madrasah.
tarian dari santri TPQ
Acara ini bisa dikatakan sangatlah mendadak. Tidak ada persiapan lebih dari dua bulan untuk membicarakan persiapan acara haflah ini. Membuat acara besar, tapi tidak ada persiapan lebih dari dua bulan?? Tidak mungkin!  Pasti pertanyaan sekaligus pernyataan tersebut terlintas di benak setiap orang yang kami ceritakan tentang persiapan kami. Namun, ini lah faktanya. Kenyataan lah yang menceritakan seperti itu. Dengan bermodalkan kata BISMILLAH, dan yakin, maka kami mampu menyingkirkan pikiran-pikiran negatif bahwa acara ini akan gagal dan tak semeriah yang kami inginkan. Ya! Bermodalkan BISMILLAH, dan yakin! Usaha kerja keras, dan latihan yang tak kenal lelah, menjadi penopang selanjutnya.
pembaca puisi bahasa arab
Mempersiapkan hafalah ini, bukanlah seperti membalikkan telapak tangan, yang hanya dengan waktu yang singkat, namun mudah, maka semua selesai. Mempersiapkan acara haflah ini seperti halnya berpergian ke suatu tempat yang jauh. Yang tak pernah dapat diketahui apa yang akan terjadi nanti selama perjalnan, maka karena itu dibutuhkan persiapan yang matang. Persiapan materi, persiapaan waktu, dan tentunya persiapan mental yang kuat! Semua itulah yang benar-benar kami siapkan selama kurang lebih sepuluh hari. Tak mudah sebetulnya mempersiapkan acara besar seperti ini, dimana baru pertama kali diadakan, hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. Bismillah, yakin, dan usaha yang akhirnya menjadi penguat kami dan memmbuat kami optimis.
monolog
Dalam waktu hanya sepuluh hari, kami melatih para santri kami, meyakinkan mereka, bahwa yang tak mungkin menjadi mungkin. Yang tidak bisa menjadi bisa. Yang tidak bagus menjadi bagus. Pembekalan mental lah yang paling penting bagi mereka. Karena, walau pertama kali mereka pun ingin memberikan yang terbaik untuk para asatidz dan asatidzah, tamu undangan, penonton yang hadir, dan terpenting untuk Bpk ketua Yayasa, Ir. H. Dino Rinaldi, dan pimpinan pesantren, KH. Drs. Masdan Sutan Panis.
tim Marawis
Acara haflah akhiru sannah ini sungguh acara yang dibuat untuk para anak-anak santri dari TPQ hingga pesantren. Setiap acara diisi oleh kreatifitas anak-anak. Mulai dari tarian yang dipersembahkan oleh para santri TK-Q dan TPQ, kemudian pembacaan puisi empat bahasa (Arab, Inggris, Indonesia, dan Sunda), monolog, pantomim, panduan suara, tak tertinggal penampilan khusus dari tim marawis Pesantren Khairu Ummah Nusantara. Melihat kekaguman para tamu undangan, dan ketua yayasan atas keberhasilan acara ini, tak henti kami mengucap syukur Alhamdulillah…. J

Selasa, 15 November 2011

Sejarah Pesantren Khairu Ummah Nusantara



Ketika usai taklim al-iltizam, saya berbincang2 dengan bapak Ir.H. Dino Rinaldi. Mengutarakan bercita-cita untuk membangun pondok pesantren. Yang berorientasi kepada upaya pembinaan terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Maka, cita2 ini disambut baik oleh bapak Ir H Dino Rinaldi. Tidak lama kemudian, bersepakatlah kami menggalang dana untuk pembebasan tanah, setelah kami mendapatkan tawaran sebidang tanah untuk diwakafkan dari hamba ‎​ Allah. Setelah kami lihat sebidang tanah tersebut, lokasinya sangat strategis dan kondusif untuk membangun pondok pesantren, maka tawaran sebidang tanah itu kami terima. Kemudian, kami memohon untuk dibuatkan ikrar wakaf tersebut, sebagai bukti pelimpahan sebidang tanah untuk diwakafkan kepada kami. Dengan modal dana yang kami keluarkan sebesar Rp 400.000 untk pengurusan ikrar wakaf tersebut. Setelah surt wakaf itu selesai, yang luas tanahnya 650m, lalu kami bebaskan tanah d sampingnya seluas 750m. Setelah itu kami bebaskan lagi sebidang tanah seluas 600m. Tdk lama kemudian kami bebaskan lagi tanah seluas 120m. Jadi, total tanah yang kami peroleh untuk pembangunan pesantren ini seluas 2120m.
masjid area pesantren
Selama setahun kami berkonsentrasi menggalang dana untuk pembebasan tanah seluas 1470m (thun 2007). Setahun kemudian, kami mendapatkan bantuan dana dari PEMDA Kab.Bogor sebesar Rp40.000.000 untuk modal awal pembangunan ponpes Khairu Ummah Nusantara. Dengan izin Allah pada tahun yang sama kami mendapatkan bantuan 3 lokal asrama yatim,4 mck, dan 2 tmpt wudhu dari WAMY (donatur dari Arab Saudi). Di tahun yang sama, kami dapat menyelesaikan pembangunan gedung dua lantai di atas tanah 120m dari ikhtiar menggalang dana majlis ta'lim Al-Iltizam dan DKM masjid serta instansi setiap ba'da jumat kami lakukan ketika kami khotib jumat. Juga setiap selesai kami mengisi majlis ta'lim. Alhamdulillah berkat izin Allah tahun 2009 awal, kami sudah mempunyai gedung unt pondok pesantren dengan 3 lokal untuk belajar dan dua lantai untuk asrama dan kantor. Maka, tahun pelajaran 2009/2010 kami memulai membuka madrasah tsanawiyah al-Iltizam. Dengan jumlah santri yang baru 13 org. Yang terdiri dari 7 anak yatim dan 6 anak dhuafa. Awal tahun ajaran baru itulah kami menggalang dana kembali untuk pembangunan masjid untuk sarana ibadah bagi anak-anak santri, dengan izin Allah pulalah, maka terwujud sebuah mushola tersebut, walau hanya terbuat dari bambung dan bilik yang kami sebut dengan saung mushola.
Tidak lama kemudian, setelah peresmian 3 lokal asrama yatim, bantuan dari WAMY, maka kami ditawarkan untuk dibangunkan masjid di area ponpes. Maka, tawaran tersebut sangat kami sambut dengan rasa syukur kepada Allah swt, yang tidak lama kemudian, menjelang tahun ajaran 2010/2011 telah berdirilah
sebuah masjid yang cukup besar. Seiring berjalannya waktu, saya dan bpk Ir.H.Dino Rinaldi beserta kawan-kawan majlis ta'lim al iltizam, juga pengurus yayasan dan pengurus lainnya terus menggalang dana untuk kelangsungan perjalanan pendidikan di ponpes, karena tahun kedua (2010/2011) jumlah santri kami bertambah. Terdiri dari 6 anak yatim dan 22 anak dhuafa. Maka, beban kami untuk membiayai mereka selama di ponpes menjadi bertambah dengan jumlah santri sebanyak 13 anak yatim dan 28 dhuafa. Alhamdulillah, dengan izin-Nya, kami dapat membina anak-anak yatim dan dhuafa tersebut. Ba'da ramadhan 1431H kami mendapatkan amanah ziswaf (zakat infak shodaqoh dn wakaf) sebesar 106 juta-an, setelah kami keluarkan unt mustahik, dan utang piutang ponpes selama setahun,maka tersisalah dana dari ziswaf tersebut sebesar 20juta-an, dari modal sizwafa 20jua-an inilah kami membangun kembali sarana asrama dan ruang belajar,sebanyak 2 lantai untuk 4 lokal ruang belajar dan asrama yatim 1 unit bangunan dapur umum, 1 unit tempt tinggal untuk pengelola dapur, 1 unit untuk kantin asrama putri, 4 mck asrama putri dan 3 ruangan untuk kantor kamad, TU, dan ruang guru. Pmbangunan trsbt kami mulai dari akhir bulan september 2010 dan Alhamdulillah unt 1 lantai tahap awal sudah selesai pada bulan maret 2011. Dengan menelan biaya 
pembangunan sarana asrama, dapur, dan ruang kelas
sebanyak kurang lebih sebesar 250juta-an, walaupun dana terbut bisa kami tutupi dri pinjaman-pinjaman hamba ‎​​ Allah yang harus kami bayarkan. Maka, pada bulan maret 2011 kami dapat bantuan kembali dari WAMY gedung madrasah sebanyk 6 lokal untuk persiapan tahun pelajaran 2011/2012. Alhmdulillah berkat izin-Nya lokal tersebut sudah selesai awal bulan juli 2011, sehingga dapat kami gunakan unt santri-santri baru. Pada bulan yg sama pula, kami mendapatkan bantuan dari LAZNAS BSM dana sebesar 64juta untuk pengadaan sarana prasana : ranjang, kasur, bangku dan meja belajar. Alhamdllh dgn izin-Nya juga pada bulan yg sama kami dapat meluaskan area masjid untuk tempat sholat putri dan tempat belajar anak2 TPQ (taman pendidikan quran), krn tahun pljrn 2011/2012 santri TPQ kami semakin bertambah dgn jumlah lebih dri 90 santri yang sebagian besar mereka bebas biaya. Alhamdulillah.